Terutama di perantauan, banyak terjadi pergeseran peran Boru yang diambil alih penyedia jasa katering, tetapi simbolisasi "pengelola makanan" tetap dipertahankan. Hal ini terjadi karena m…
Sebagai pihak yang dimuliakan, Hulahula memiliki hak-hak khusus dalam Pesta Pernikahan adat, yakni Hak untuk dihormati secara tertinggi (Somba). Seluruh keluarga pengantin laki-laki dan tamu/undangan…
Berikut adalah urutan penghormatan kepada Hulahula dalam pesta pernikahan adat Batak berdasarkan hirarki : Hulahula ni Hulahula merupakan marga ibu dari pengantin perempuan). Mereka adalah keluarga…
Dalam adat Batak, Hulahula berperan sebagai pemberi kehidupan baru dan berkah. Hulahula dipandang sebagai sumber "darah baru" dan berkat bagi keluarga penerima istri. Perempuan yang din…
Makna filosofis peran Hulahula dalam pesta pernikahan adat Batak Toba tampil dalam bentuk umpama berikut ini: Sigaton lai-lai do na Marhulahula —sama seperti untuk mengetahui apakah seekor ayam …
Dalam adat Batak, Hulahula merujuk pada kelompok keluarga pemberi istri (keluarga pihak perempuan) dalam suatu pernikahan. Mereka memiliki posisi yang sangat dihormati dalam upacara adat Batak, terma…
Berdasarkan sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu , Boru ( Anak Boru ) merupakan kelompok penerima istri (dari pihak ibu pengantin laki-laki) dalam struktur adat, yaitu keluarga dari pihak perempuan yan…
Dongantubu memiliki hak strategis dan simbolis dalam pesta pernikahan adat Batak, yaitu: Mengambil keputusan adat dengan berpartisipasi dalam Tonggo Raja untuk menentukan jalannya pesta, termasuk…
Ada 3 posisi utama dalam partuturan atau sistem kekerabatan orang Batak, yakni Dongantubu , Boru , Hulahula . Masing-masing dari ketiga posisi utama ini akan diuraikan dalam konteks pesta pernikahan …
Sebutan Umum Dalam Partuturan Batak Toba Generasi Ketiga 3rd. _____ HAHA | HAHANG | ANGKANG —sebutan ( panjouan ) dari: [a] seorang laki-laki kepada abang kandung dari pihak ayah, dan abang dari…
Sebutan atau tutur sapa (panjouon partuturan) yang umum dalam sistem kekerabatan masyarakat Batak menurut J.C. Vergouwen dalam bukunya “The Social Organisation and Customary Law of the Toba-Batak of …
Hirarki Tarombo dan sebutannya dalam partuturan Partuturan dalam budaya Batak Toba memiliki beberapa fungsi penting yang berkaitan dengan aspek sosial, budaya, dan religius masyarakat Batak. Partut…
Dalam budaya Batak, partuturan merupakan sistem kekerabatan (peta hubungan) antar marga yang tujuannya sangat fundamental, yakni sebagai pedoman hidup masyarakat Batak dalam berinteraksi, menghormati…
Khusus pada pesta pernikahan adat Batak, peran pandehata sangatlah sentral, strategis, dan penuh tanggung jawab. Ia bukan sekadar pembawa acara (MC: Master of Ceremony), melainkan juru bicara resmi (…
Budaya Batak menggambarkan sosok pandehata (juru bicara adat) sebagai panjaha di bibir, parpustaha di tolonan (pembaca bibir, perpustakaan di tenggorokan) dalam pesta adat (terutama pesta pernikahan …
Ilustrasi: Pesta Adat Melayu Deli Disamping rumah kami sedang berlangsung pesta kawinan. Siregar lakinya, Melayu bininya, Islam agama keduanya, dan pakaian adat Melayu dresscode nya. Sejak tadi…
Apa yang tersisa bagi keluarga dalam masa-masa perang atau masa pertikaian antar suami-istri? Tak lain dan tak bukan adalah ketakutan, kecemasan, kegelisahan dan hal-hal yang menciptakan iklim yang …
Sakramen, sebagaimana dipahami oleh Gereja katolik, adalah tanda yang terlihat, yang dapat ditangkap oleh panca indera, yang dilembagakan oleh Yesus dan dipercayakan kepada Gereja, sebagai sarana y…